Si Jago Merah Hanguskan Apotek dan Toko Buah di Muaro Jambi, Uang Puluhan Juta Turut Terbakar


 

Kerisjambi.id- MUARO JAMBI, Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di RT 10 Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi pada Kamis (18/6/2026). Amukan si jago merah tersebut menghanguskan dua bangunan sekaligus, yakni sebuah apotek dan toko buah.


​Berdasarkan visual yang diterima di lokasi kejadian, asap hitam pekat tampak membumbung tinggi ke udara. Kobaran api dengan cepat membesar dan melahap habis seluruh konstruksi bangunan. Warga di sekitar lokasi kejadian hanya bisa terpaku menyaksikan kepulan asap, sembari menunggu petugas pemadam kebakaran menjinakkan api.


​Banyaknya material yang mudah terbakar di dalam apotek dan toko buah tersebut diduga menjadi penyebab utama api merembet dengan sangat cepat dan sulit dikendalikan.


​Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muaro Jambi langsung menerjunkan satu unit armada mobil pemadam ke lokasi begitu menerima laporan.


​Proses pemadaman berlangsung cukup sengit. Petugas setidaknya menghabiskan sekitar 8.000 liter air untuk meredam amukan api yang mengepung kedua bangunan tersebut.


​Secara keseluruhan, petugas membutuhkan waktu hingga tiga jam untuk benar-benar menjinakkan api. Setelah api utama berhasil dipadamkan, petugas langsung melakukan proses pembasahan (cooling) di area sekitar demi memastikan tidak ada lagi pos-pos api tersembunyi yang berpotensi menyala kembali.


​Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Damkar Muaro Jambi, A. Marzuki, menyatakan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh masalah pada tabung gas melon.


​"Sumber api diduga kuat berasal dari sebuah tabung gas 3 kilogram yang mengalami kebocoran," ujar Marzuki saat memberikan keterangan di lokasi.


​Marzuki memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kendati demikian, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Selain merusak fisik bangunan beserta isinya, pemilik bangunan juga harus merelakan uang tunai senilai puluhan juta rupiah yang ikut hangus terbakar di dalam ruangan.


​Saat ini, lokasi kebakaran telah dipasang garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut. (*Red)