Kerisjambi.id- Pendidikan-Fakultas Dakwah resmi menjalin kerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Jambi dalam upaya memperkuat kemampuan literasi mahasiswa. Kerja sama ini diwujudkan melalui Lokakarya Penulisan Esai yang diselenggarakan pada Kamis, 9 April 2026, bertempat di Amphitheater Wing C.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh ini diikuti oleh 50 mahasiswa terpilih dari semester 2 dan 4. Program ini dirancang intensif untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan menulis kreatif sekaligus formal yang sesuai dengan standar kebahasaan.
Pentingnya Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar
Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Junaidi Habe, M.Si., menekankan bahwa kemampuan menulis bukan sekadar tugas akademik, melainkan identitas intelektual. Beliau menyoroti pentingnya kegiatan ini sebagai fondasi literasi mahasiswa.
"Kegiatan ini sangat krusial untuk meningkatkan literasi mahasiswa, terutama terkait penggunaan Bahasa Indonesia yang tepat dan benar. Mahasiswa harus mampu menuangkan ide secara sistematis namun tetap patuh pada kaidah bahasa," ujar Dr. Muhammad Junaidi di sela-sela sambutannya.
Materi Komprehensif dan Pendampingan Duta Bahasa
Lokakarya ini menghadirkan narasumber ahli untuk memberikan pemahaman mendalam kepada peserta:
• Kaidah Kebahasaan: Disampaikan oleh Bapak Sarwono dari Balai Bahasa Provinsi Jambi. Materi ini mengupas tuntas tata bahasa dan penggunaan ejaan yang sering menjadi kendala dalam penulisan ilmiah maupun populer.
• Teknik Penulisan Esai: Membedah cara membangun struktur tulisan yang kuat, mulai dari pendahuluan yang memikat hingga kesimpulan yang tajam.
Tak hanya paparan materi, suasana belajar menjadi lebih interaktif karena kehadiran para Duta Bahasa yang turut membersamai mahasiswa selama proses praktik berlangsung. Kehadiran mereka diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk lebih mencintai dan menggunakan bahasa Indonesia dengan bangga.
Evaluasi Melalui Post-Tes
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para peserta diwajibkan mengikuti post-tes untuk mengukur sejauh mana pemahaman dan keterampilan yang telah diserap selama lokakarya. Hasil tes ini akan menjadi tolok ukur efektivitas pelatihan sekaligus bahan evaluasi bagi pengembangan literasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Dakwah ke depannya.
