Kerisjambi.id-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo mengatakan berdasarkan pantauan dari bulan Januari hingga September saat ini kabupaten Tebo ada sekitar 1.121 titik hotspot yang terpantau melalui tiga satelit.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab Tebo A Roni mengatakan diataranya satelit Nasa SNPP terdeteksi ada 490 titik hotspot dengan tingkat kepercayaanya tinggi, sedang dan rendah,Satelit Nasa NOAA20 ada 493 titik hotspot, Satelit MODIS sekitar 138 titik hotspot.
"Itu terhitung dari Januari sampai hari ini," Ungkap Sekdis BPBD Tebo Selasa (8/9/2026).
Informasi yang diterima oleh BPBD Kab Tebo dari BMKG bahwa puncak kemarau terjadi dibulan September 2026 dan terhitung sudah ada 14 titik lokasi yang dilakukan penaganan di bulan september.
"Untuk yang paling dominan yaitu di Kecamatan Sumay dengan empat desa yakni Semambu, Suo-Suo, Muaro Sekalo dan Pemayungan," Ujar A Roni.
Karhutlah yang terjadi di Kec Sumay terjadi di lokasi lahan Areal Koperasi,HPL dan lahan Masyarakat.
Sedangkan untuk luasan keseluruhan lahan yang terbakar kata Sekdin BPBD Tebo A Roni mengatakan hingga saat ini belum ada update dari Provinsi berapa luasan lahan yang terbakar.
Redaksi