Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Dakwah, Prof. Dr. Ahmad Syukri, S.S., M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara capaian akademik dan pengalaman berorganisasi.
"Sebagai mahasiswa, Anda dituntut untuk senantiasa belajar dan mengasah intelektualitas. Namun, jangan pernah ragu untuk terlibat langsung dalam proses berorganisasi. Di situlah karakter, leadership, dan kedewasaan Anda dibentuk," tegas Prof. Ahmad Syukri.
Senada dengan Dekan, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Abdul Ghofur, turut membakar semangat para mahasiswa baru. Ia menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai agent of social change.
"Kita adalah pengawal kinerja organisasi dan instansi. Mahasiswa Fakultas Dakwah harus senantiasa kritis, berani, dan bertindak bijak dalam menyampaikan pendapat demi kemajuan bersama," ujar Abdul Ghofur.
Dunia kampus selalu punya warna tersendiri. Di tengah padatnya jadwal kuliah dan dinamika tugas, setiap mahasiswa memiliki strategi masing-masing untuk bertahan hidup (survive) dan terus berkembang. Keanekaragaman ini melahirkan berbagai karakteristik khas mahasiswa yang kerap dijumpai di lingkungan akademis.
Berikut adalah tujuh ragam tipe mahasiswa yang kerap mewarnai dinamika kehidupan kampus:
• Tipe Kritis & Aktivis , Langganan mengisi panggung organisasi, aksi sosial, hingga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Berbekal kemampuan orasi dan jaringan luas, tipe ini sangat peka terhadap isu sosial serta kebijakan kampus.
• Tipe Akademis & Ambisius (Ambis) Barisan depan kelas adalah tempat favoritnya. Catatannya selalu rapi dan lengkap, dengan target utama meraih IPK sempurna melalui perencanaan belajar yang matang jauh sebelum masa ujian.
• Tipe Kupu-Kupu (Kuliah-Pulang) Mengutamakan efisiensi waktu. Tipe ini fokus menyelesaikan jam kuliah tepat waktu dan segera meninggalkan area kampus untuk mengurus prioritas lain di luar kegiatan akademis.
• Tipe Kuda-Kuda (Kuliah-Dagang / Bekerja) Sosok mandiri yang jago membagi waktu antara ruang kelas dan mencari penghasilan. Baik melalui bisnis kecil-kecilan, freelance, maupun kerja paruh waktu, mereka umumnya memiliki pemahaman finansial yang baik.
• Tipe Kura-Kura (Kuliah-Rapat) Hari-harinya diisi dengan mobilitas tinggi dari satu ruang rapat ke rapat lainnya. Agenda harian tipe ini selalu dipenuhi koordinasi acara, kepanitiaan, dan eksekusi program kerja organisasi.
• Tipe Santai & Last Minute Menganut prinsip fleksibel, tipe ini sering kali mengandalkan Sistem Kebut Semalam (SKS) menjelang tenggat waktu. Uniknya, mereka selalu punya cara tersendiri untuk tetap menyelesaikan tugas tepat waktu.
• Tipe Social Butterfly Memiliki jaringan pertemanan yang sangat luas, mulai dari teman antar-fakultas, dosen, staf administrasi, hingga petugas kantin. Tipe ini selalu menjadi pusat informasi dan cepat mengetahui dinamika terbaru di kampus.
Dr. Muhammad Junaidi., M.Si (Wakil Dekan III Fakultas Dakwah UIN STS Jambi)
Kehadiran beragam karakter ini membuktikan bahwa tidak ada satu cara tunggal untuk menikmati masa perkuliahan. Apapun tipenya, yang terpenting adalah bagaimana setiap mahasiswa mampu memaksimalkan potensi diri dan mencapai tujuan akademisnya masing-masing. (*Red)

