Kerisjambi.id-Tebo – Dalam rangka mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat fenomena El Nino Tahun 2026, Polsek VII Koto Ilir melaksanakan kegiatan pengecekan sarana dan prasarana (sarpras) penanganan karhutla di PT Wanamukti Wisesa, Desa Sungai Karang, Senin (4/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek VII Koto Ilir IPTU Diky Fribadi, S.H., M.H., serta dihadiri oleh Camat VII Koto Ilir Antoni Faksi, S.I.P, perwakilan perusahaan, unsur TNI, Manggala Agni, serta pihak terkait lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek menegaskan pentingnya langkah deteksi dini dan peningkatan patroli di wilayah rawan karhutla, khususnya yang berbatasan dengan lahan masyarakat.
la juga mengimbau pihak perusahaan untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Kami minta pihak perusahaan rutin melakukan patroli, merawat seluruh peralatan yang ada, serta aktif berkoordinasi apabila terdapat titik panas (hotspot), sehingga dapat segera dilakukan penanganan secara cepat dan tepat,” ujar Kapolsek.
Selain itu, pihak perusahaan juga diminta untuk berperan aktif membantu penanganan apabila terjadi karhutla di luar wilayah konsesi perusahaan, sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga lingkungan.
Sementara itu, perwakilan PT Wanamukti Wisesa menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai peralatan dan membentuk regu khusus yang aktif melakukan patroli guna mencegah terjadinya karhutla.
Dari hasil pengecekan, perusahaan diketahui telah memiliki sejumlah sarpras pendukung, antara lain kendaraan pemadam kebakaran, mesin pompa, selang, peralatan manual, hingga sarana komunikasi dan embung air yang tersebar di beberapa titik.
Kegiatan pengecekan berlangsung hingga pukul 13.00 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif.
Redaksi