Kerisjambi.id- Kab.Muaro Jambi – Semangat Ramadhan tak menyurutkan langkah para atlet muda untuk berprestasi. Justru di bawah langit malam yang sejuk, cahaya kemenangan itu bersinar terang melalui nama Ananda Bintang Aditya Pratama, A atau akrab disapa Bintang.
Siswa Kelas XI F SMA Negeri 4 Kota Jambi ini sukses menyabet Medali Emas (Juara 1) pada ajang Ramadhan Fun Run Kapolres Muaro Jambi, kategori Gol I Putra Remaja untuk nomor lari sprint 100 meter.
Perlombaan yang digelar oleh Polres Muaro Jambi tersebut berlangsung di kawasan Komplek Perumahan Bukit Cinto Kenang, Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu malam (28/2/2026), mulai pukul 20.30 WIB hingga 01.30 WIB. Atmosfer malam Ramadhan menghadirkan suasana berbeda: kompetitif namun tetap penuh kebersamaan.
Pindah Cabang, Langsung Pecah Rekor Pribadi
Kemenangan ini terasa istimewa. Bintang bukanlah atlet yang sejak awal menekuni cabang atletik. Ia sebelumnya merupakan atlet KONI Kota Jambi di cabang Taekwondo. Keputusan untuk beralih ke dunia atletik menjadi tantangan besar yang kini terjawab dengan prestasi gemilang.
“Alhamdulillah, ini semua karena izin Allah SWT dan restu kedua orang tua,” ungkap Bintang penuh syukur. Dukungan keluarga, terutama kedua orang tuanya yang merupakan anggota TNI, menjadi energi tambahan yang mendorongnya tampil maksimal di lintasan.
Tak hanya membawa pulang medali emas, Bintang juga menerima uang pembinaan dan bonus dengan total Rp1.500.000 sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya.
Lari di Malam Ramadhan, Cetak Generasi Emas
Kapolres Muaro Jambi melalui kegiatan ini bertujuan menjaring bibit-bibit atlet muda potensial sejak usia dini. Pelaksanaan lomba pada malam hari dipilih agar tidak mengganggu ibadah puasa para peserta yang mayoritas pelajar, atlet KONI, dan masyarakat umum beragama Muslim.
Ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah pembinaan karakter, sportivitas, dan mental juara bagi generasi muda Jambi.
Bintang yang Siap Terus Bersinar
Kemenangan di Ramadhan Fun Run menjadi titik awal perjalanan baru Bintang di cabang atletik. Dari mantan atlet bela diri, kini ia menjelma menjadi sprinter muda yang patut diperhitungkan.
Jika konsisten berlatih dan terus mengasah kemampuan, bukan tidak mungkin nama Bintang akan kembali bersinar di level yang lebih tinggi, membawa harum nama sekolah, daerah, bahkan provinsi.
Ramadhan kali ini bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang membuktikan bahwa kerja keras, doa, dan tekad mampu mengantarkan pada garis finis kemenangan.
