RESMI DEMISIONER, HMPS SISTEM INFORMASI UIN STS JAMBI AKHIRI MASA KEPENGURUSAN PERIODE 2025–2026

sumber : HMPS studi Informasi UIN Jambi/arsip



Kerisjambi.id Jambi (05/11/2026)  – Himpunan Mahasiswa Program Studi  Sistem Informasi (HMPS-SI) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi periode 2025–2026 secara resmi dinyatakan demisioner. Dengan demikian, berakhirlah masa kepengurusan organisasi yang selama satu periode telah menjalankan berbagai tugas, tanggung jawab, serta dinamika dalam mengembangkan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Program Studi Sistem Informasi.


Zikri Firmansyah Ramadhan selaku Ketua Umum HMPS Sistem Informasi UIN STS Jambi periode 2025–2026 turut resmi mengakhiri masa jabatan setelah menuntaskan masa kepemimpinannya. Momentum ini menjadi penanda berakhirnya sebuah perjalanan kepengurusan sekaligus menjadi awal bagi regenerasi kepemimpinan organisasi.


Selama masa kepemimpinan, berbagai proses, tantangan, serta pengalaman telah menjadi bagian dari perjalanan HMPS Sistem Informasi. Berbagai program kerja dan agenda organisasi menjadi wujud upaya pengurus dalam membangun ruang kolaborasi, meningkatkan kapasitas mahasiswa, serta mempererat solidaritas antar mahasiswa Sistem Informasi.


Demisionernya kepengurusan bukan sekadar berakhirnya sebuah jabatan, melainkan bentuk pertanggungjawaban atas amanah yang telah diberikan. Setiap proses, pencapaian, kekurangan, dan dinamika yang terjadi diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pembelajaran bagi kepengurusan selanjutnya.


Dalam momentum tersebut, Zikri Firmansyah Ramadhan menyampaikan bahwa berakhirnya masa kepengurusan bukan berarti berakhir pula semangat untuk berkontribusi. Nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, dan pengabdian yang telah dibangun diharapkan tetap menjadi bagian dari perjalanan HMPS Sistem Informasi ke depan.


Dengan resminya demisioner kepengurusan periode 2025–2026, HMPS Sistem Informasi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi diharapkan terus tumbuh menjadi organisasi yang progresif, solid, dan mampu menjadi wadah aspirasi serta pengembangan potensi mahasiswa.


Sebab, jabatan memiliki batas waktu, tetapi pengabdian, perjuangan, dan kontribusi akan selalu menjadi bagian dari sejarah organisasi.**


Editor : husni.