Menyulut Asa Lewat Ekonomi Sirkular: Sukses Besar Webinar Nasional "Enviropreneur" INKALINDO Jambi Satukan Ratusan Pakar dan Praktisi Lintas Nusantara


Kerisjambi.id – Di tengah ancaman krisis lingkungan global yang kian mendesak, Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Pengkaji Lingkungan Hidup Indonesia (DPW INKALINDO) Jambi berhasil mencatatkan momentum penting. Melalui penyelenggaraan Webinar Nasional bertajuk "Enviropreneur; Ubah Limbah Jadi Rupiah", organisasi profesi pengkaji lingkungan ini sukses membuktikan bahwa isu pelestarian alam dan pertumbuhan ekonomi dapat berjalan beriringan melalui pendekatan ekonomi sirkular (circular economy).

Kegiatan berskala nasional yang dikemas secara hybrid ini mencatatkan antusiasme luar biasa dari publik. Tercatat lebih dari 60 peserta hadir secara langsung (luring) dengan memadati Grand Hotel Jambi, sementara lebih dari 268 peserta bergabung secara daring melalui ruang virtual Zoom dan Live Streaming YouTube dari berbagai penjuru tanah air—mulai dari kalangan akademisi, birokrat, praktisi bisnis hijau, pegiat bank sampah, hingga mahasiswa.


Apresiasi DPP dan Komitmen Kepemimpinan Wilayah

Ketua DPW INKALINDO Jambi Dr. Ir. Yanuar Fitri, M.Si. Dalam pandangan visionernya, menekankan bahwa Provinsi Jambi dengan kekayaan sektor pertanian, perkebunan, industri (termasuk industri jasa), migas, pertambangan dan domestik terus berkembang. Tantangan timbunan sampah domestik dan limbah agroindustri menjadi pekerjaan rumah yang mendesak. Jika dibiarkan tanpa intervensi, limbah ini akan mempercepat kerusakan ekosistem daerah aliran sungai, mencemari tanah, dan meningkatkan emisi gas rumah kaca, Namun sebaliknya, jika dikelola dengan visi yang tepat, tantangan ini menyimpan potensi raksasa. Paradigma lama "kumpul-angkut-buang" sudah harus kita kubur dalam-dalam. Kini saatnya kita beralih total menuju Ekonomi Sirkular (Circular Economy) melalui gerakan Enviropreneurship.

Ide Webinar 10 DPW se indonesia untuk Road Show Rakernas INKALINDO 2026 dengan thema sampah, Jadi merekam masalah terkait sampah di seluruh DPW yang ada dan dibahas di Rakernas yangmana hasilnya akan diberikan ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk referensi kebijakan sampah di masa depan. 

"Paradigma lama 'kumpul-angkut-buang' sudah tidak relevan lagi di era modern ini. Kita dihadapkan pada Triple Planetary Crisis. Melalui gerakan Enviropreneurship, kita ingin mengubah beban limbah di masyarakat menjadi sumber daya bernilai ekonomi yang menyejahterakan rakyat," ungkap Dr. Yanuar Fitri dalam sambutannya.

Keberhasilan konsolidasi nasional ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh tingkat pusat. Panitia dan seluruh pengurus menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) INKALINDO, Dr. Poerna Sri Oetari, S.Si., M.Si. Kehadiran dan arah kebijakan strategis dari DPP INKALINDO memberikan suntikan moral serta legitimasi kuat bagi DPW INKALINDO Jambi untuk terus konsisten mengawal isu-isu lingkungan berbasis solusi aplikatif di daerah.

Acara prestisius ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum DPP INKALINDO, Dr. Poerna Sri Oetari, S.Si., M.Si.


Sinergi Triple Helix: Membedah Persoalan dari Hulu hingga Hilir

Webinar nasional ini dirancang secara komprehensif dengan menghadirkan para pakar dari pilar Triple Helix (Pemerintah, Akademisi, dan Praktisi), yang membedah tuntas persoalan limbah secara multidimensional:

Perspektif Kebijakan Pemerintah:

Arief Munandar, SE., M.Sos (Plt. Kepala DLH) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi dan Mahruzar, S.T., M.Kom (Kepala DLH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi memaparkan peta jalan (roadmap) regulasi pengelolaan sampah regional serta pentingnya kolaborasi lintas wilayah perkotaan dalam menekan emisi karbon dan mencapai target pengelolaan sampah nasional.

Kajian Sains dan Teknologi Akademisi:

Dari dunia kampus, Dr. (C) Winny Laura, S.T., M.T. (Universitas Jambi) memaparkan data ilmiah mengenai karakterisasi sampah organik lokal serta inovasi teknologi pengolahan menuju sistem nihil limbah (zero waste system) yang ramah ekosistem keanekaragaman hayati.

Peta Jalan Teknis dari Para Praktisi Handal:

Sesi yang paling ditunggu-tunggu peserta menghadirkan para praktisi lapangan yang sukses membuktikan cuan dari limbah:

Ir. Wilfried Sirait, M.M., M.Si. membedah model bisnis sirkular (circular business model) yang menghubungkan ekologi dengan profit secara proporsional dengan system pengelolaan Sampah Terpadu untuk Provinsi Jambi Lebih Lestari.

Sugianto, SE (Direktur Bank Sampah Sihkumbang) membagikan pengalaman empiris bagaimana menggerakkan kesadaran akar rumput untuk memilah sampah dari rumah dan mengelolanya menjadi tabungan bernilai ekonomis.

Ir. Anggoro Kasih, SP., M.P. (Direktur CV. Arasy Pupuk Kompos) memberikan tutorial teknis hilirisasi limbah biomassa pertanian dan kotoran ternak menjadi pupuk kompos komersial berkualitas tinggi yang siap menembus pasar industri.


Suara Panitia: Kerja Keras yang Berbuah Manis

Di balik kesuksesan teknis acara yang memadukan kelancaran ruang luring dan digital, terdapat kerja keras tim panitia di bawah komando Ketua Panitia, Ir. Yoppy Setyantoro, SP., M.Si., didampingi Sekretaris Ir. Eki Rahman, S.Hut, Bendahara Refni Azmalia, SE serta seluruh kepala divisi yang berjibaku sejak tahap perencanaan hingga hari pelaksanaan.

"Partisipasi lebih dari 60 orang di aula dan lebih dari 268 peserta daring adalah bukti nyata bahwa dahaga masyarakat akan solusi nyata pengelolaan lingkungan sangat tinggi. Kami di kepanitiaan bersyukur seluruh divisi—mulai dari kesekretariatan, acara, IT, publikasi, hingga logistik—berkoordinasi dengan sangat solid," ujar Ir. Yoppy Setyantoro.

Dengan berakhirnya rangkaian acara ini, DPW INKALINDO Jambi berkomitmen untuk tidak berhenti pada seremoni webinar semata. Tindak lanjut berupa pendampingan enviropreneur, penguatan jaringan bank sampah, serta sinergi riset berkelanjutan akan terus digelorakan, menjadikan Jambi sebagai salah satu lokomotif ekonomi hijau di Pulau Sumatera.