Kerisjambi.id, JAMBI – Pemilik Sanggar Disabilitas Prestasi Rindani, Ida Mariyanti, menyambut baik kunjungan dari para influencer Putri Hijab yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir. Sinergi ini diharapkan mampu membawa dampak positif, khususnya dalam memperkenalkan potensi anak-anak disabilitas serta mempromosikan kain khas daerah ke kancah yang lebih luas.
Dalam kunjungan tersebut, para influencer Putri Hijab berkesempatan untuk berinteraksi langsung dan belajar membatik bersama anak-anak disabilitas di Sanggar Rindani. Mereka melakukan berbagai aktivitas kreatif mulai dari mewarnai, membatik, hingga melakukan sesi foto bersama. Selain itu, tim dari Putri Hijab juga melakukan proses syuting video untuk menunjukkan berbagai cara kreatif mengenakan hijab yang dipadukan dengan outer.
Melihat antusiasme tersebut, Ida Mariyanti memberikan masukan agar para Putri Hijab tidak hanya fokus pada tren jilbab polos atau gaun semata, melainkan juga berani menampilkan ciri khas lokal.
"Hijab itu kalau hanya menggunakan hijab biasa itu enggak ngetren. Anda harus mempromosikan hijab dengan selendang batik Jambi, supaya kehadiran Anda di pentas itu ada ciri khas Jambi-nya," ujar Ida Mariyanti.
Ida menambahkan bahwa jika Jambi memiliki budaya Tengkuluk yang sudah punya pakem tersendiri, maka kreasi hijab modern bisa dikombinasikan secara bebas menggunakan selendang atau syal bermotif batik Jambi.
Melalui sinergi ini, Ida berharap ke depannya pihak Putri Hijab dapat menyelenggarakan sebuah acara atau perlombaan khusus yang mengangkat tema penggunaan hijab dengan perpaduan selendang batik Jambi. Langkah ini dinilai strategis agar identitas kain tradisional Jambi bisa semakin dikenal luas dan naik kelas di industri fesyen nasional. (*Red)

