Kerisjambi.id- JAMBI – Sanggar Disabilitas Prestasi Rindani menggelar pelatihan membatik yang ditujukan bagi para penyandang disabilitas dan pendamping mereka. Kegiatan ini diinisiasi berdasarkan kunjungan dari Ibu Wamen Naker, Ibu Lin Nurhayani Afriansyah, selaku pendamping Pak Wamen Naker sekaligus pengurus Kowani, yang merekomendasikan pelaksanaan pelatihan di sanggar tersebut.
Pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih empat hari ini diikuti oleh 16 peserta, yang terdiri dari 3 orang anak disabilitas dan 13 orang pendamping disabilitas. Fasilitas yang diberikan meliputi pemenuhan bahan baku, konsumsi, dan makanan yang memadai. Pelatihan dibuka secara resmi oleh Pak Anton selaku perwakilan Satker di Naker BLK Jambi, dan ditutup oleh Pak Iwan yang juga merupakan pejabat dari Naker. Di tengah kegiatan, para peserta juga mendapat kunjungan dari Pak Abdal yang merupakan pendamping kegiatan dari instansi tersebut.
Pihak sanggar menegaskan bahwa pelatihan singkat selama empat hari ini barulah tahap awal untuk memperkenalkan cara memegang canting. Oleh karena itu, Sanggar Rindani membuka kesempatan bagi para peserta untuk melanjutkan proses belajar melalui program magang di sanggar.
Pemilik Sanggar Disabilitas Prestasi Rindani, Ibu Ida Mariyanti, menjelaskan bahwa kemandirian tidak bisa dibangun secara instan.
"Orang latihan satu tahun saja baru siap kerja. Apalagi ini hanya empat hari, itu sekadar tahu cara memegang canting saja. Maka dari itu, kami dari sanggar bersedia menerima teman-teman peserta ini untuk lanjut magang di tempat kita," ujar Ida Mariyanti dalam wawancara di sanggar, Minggu (28/6/2026).
Ida menambahkan, setelah masa magang selesai dan produk kain, selendang, maupun baju yang mereka buat dinilai bagus, para peserta siap disalurkan kerja atau didorong membuka usaha sendiri.
"Kalau produknya sudah bagus, barulah mereka bisa diterima kerja di sini atau mereka mampu membuat usaha sendiri di tempat masing-masing. Jadi tidak mungkin empat hari langsung siap kerja, tapi kami siap memfasilitasi mereka melalui magang," tegasnya. (*Red)



