Lewat Empat Pilar, Rocky Candra Dorong Penguatan Karakter Pelajar

 

JAMBI – Rocky Candra mengatakan penguatan karakter pelajar menjadi salah satu fokus penting dalam sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelarnya di sejumlah sekolah dan komunitas pelajar. Ia menilai, sekolah tidak hanya berperan sebagai ruang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai tempat pembentukan watak generasi muda. Kelurahan Tanjung Raden, Kec. Danau Teluk. 23/12/25


Menurutnya, kecerdasan intelektual harus diiringi kecerdasan moral dan nasionalisme agar pelajar tidak tercerabut dari akar nilai kebangsaan. “Anak-anak kita hari ini pintar secara akademik, tetapi mereka juga harus memiliki kepekaan sosial serta rasa tanggung jawab terhadap bangsanya,” ujar anggota DPR RI tersebut.


Rocky menekankan, Empat Pilar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika perlu diterjemahkan dalam praktik keseharian pelajar. Nilai saling menghargai, disiplin, dan gotong royong, kata dia, harus hadir bukan hanya dalam upacara formal, melainkan dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


Ia menyoroti tantangan yang dihadapi pelajar di era digital, mulai dari maraknya ujaran kebencian hingga banjir informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan. Menurut Rocky, tanpa fondasi karakter yang kuat, pelajar akan mudah terpengaruh arus negatif. Karena itu, pendidikan karakter melalui Empat Pilar dinilai semakin relevan.


“Kita ingin melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan cinta Indonesia,” ujarnya. Rocky berharap pelajar mampu menjadi agen perubahan yang membawa pengaruh positif di lingkungannya, sekaligus menjadi penjaga persatuan di tengah perbedaan.


Ia menambahkan, penguatan karakter pelajar membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari guru, orang tua, hingga pemerintah. Rocky menyebut, negara hadir melalui program sosialisasi Empat Pilar, namun keberlanjutannya ditentukan oleh komitmen bersama. “Karakter tidak dibentuk dalam sehari. Ia tumbuh lewat teladan dan konsistensi,” kata dia.