Meski Air Sudah Surut Kabupaten Tebo Masih Status Waspada Banjir

Dokumetasi Kerisjambi.id (Istimewa)

Kerisjambi.id-TEBO-Meski kondisi banjir sudah surut kabupaten Tebo masih status tanggap darurat dan masih ada kemungkinan banjir susulan limpahan dari hulu sungai Batanghari.

Hal itu dikatakan oleh Antoni Faksi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tebo mengatakan
status banjir Kabupaten Tebo masih Tanggap darurat meski kondisi air sudah surut.

"Untuk kondisi banjir saat ini hanya di Desa Pesajian kiriman dari Bungo dan saat ini sudah mulai surut," kata Anton Faksi kamis, (18/01/2023) saat dikonfirmasi

Dikatakannya hari ini ada bantuan air bersih untuk masyarakat yang terdampak dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah BWS Jambi Menyediakan peralatan hidran umum air bersih dengan kapasitas 2000 Liter berlokasi di Desa Jati Belarik dan Pesajian," jelas Anton Faksi.

Anton Faksi menyebut berdasarkan data BMKG saat ini Kabupaten Tebo masih waspada banjir Kemungkinan cuaca hujan masih cukup tinggi.

"Kalo untuk status kita saat ini masih di perpanjang, tanggap darurat, kondisi masih belum stabil kadang Tiba-Tiba bajir dari hulu," ucap Anton.

Sedangkan data sementara dari BPBD Kabupaten Tebo 9 Kecamatan yang sudah terdampak yakni ;

Kecamatan Tebo Tengah ada 9 Desa, 2 Kelurah, 2.837 KK dan 9.172 Jiwa. Kec VII Koto ada 8 Desa, 634 KK, 2.064 Jiwa. Kec VII Koto Ilir, 5 Desa, 530 KK,1.284        Jiwa. Kec Tebo Ulu, 12 Desa, 1 Kelurahan, 3.252 KK, 11.077 Jiwa. Kec Serai Serumpun 4 Desa, 361 KK, 1.220 Jiwa. 

Kec Sumay 8 Desa, 1.657 KK, 4.750 Jiwa. Kec Tengah Ilir, 4 Desa, 909 KK, 3.015 Jiwa. Kec Tebo Ilir 10 Desa, 1 Kelurahan, 3.264 KK, 10.229 Jiwa. Kec Muara Tabir, 3 Desa, 421 KK, 1.458 Jiwa.

Redaksi