![]() |
| Ajeng, Anak Jambi Berprestasi |
Kerisjambi.id,JAMBI – Prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh Ajeng, seorang anak berbakat di lingkungan Sanggar Disabilitas Prestasi Rindani. Dalam waktu relatif singkat, kurang dari enam bulan, Ajeng sukses memborong sekitar 8 hingga 9 piala penghargaan di berbagai ajang perlombaan fashion show tingkat regional.
Puncak pencapaiannya baru saja diraih baru-baru ini, di mana Ajeng sukses menyabet gelar Juara 1 pada ajang bergengsi Festival Melayu yang diselenggarakan di Anjungan Merangin. Keberhasilan ini tidak hanya membanggakan keluarga, tetapi juga membuktikan efektivitas metode belajar inklusif yang dikembangkan di lingkungan sekitar sanggar.
![]() |
| Aski, rekan difabel tunarungu pelatih Ajeng |
Menariknya, di balik kesuksesan Ajeng yang berhasil menyabet belasan piala tersebut, ada andil besar dari Aski, seorang anak disabilitas tunarungu berprestasi yang bertindak sebagai mentornya. Melalui ketekunan bimbingan Aski yang memanfaatkan video-video referensi, Ajeng mampu menguasai teknik berjalan dan koreografi di atas panggung dengan sangat baik hingga memikat para juri.
Pemilik Sanggar Disabilitas Prestasi Rindani, Ida Mariyanti, menyatakan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian Ajeng yang tumbuh menjadi ikon prestasi baru dari lingkungan sanggar mereka.
"Alhamdulillah, berkat kesabaran dari Aski mengajar dan melihat semangat anak-anak sekitar berlatih, salah satu anak tetangga bernama Ajeng dalam waktu kurang dari enam bulan sudah merebut banyak sekali piala. Bahkan beberala waktu lalu di Festival Melayu Anjungan Merangin, dia dapat juara satu," kata Ida Mariyanti dengan bangga.
Ida Mariyanti menambahkan, kesuksesan Ajeng ini menjadi bukti nyata bahwa prestasi hebat bisa lahir dari proses belajar tanpa batas, di mana seorang anak disabilitas pun memiliki kompetensi tinggi untuk mendidik dan mencetak juara.
Melalui keberhasilan Ajeng, Sanggar Disabilitas Prestasi Rindani berharap dapat memicu dampak sosial yang nyata di tengah masyarakat. Prestasi ini diharapkan mampu menginspirasi warga Jambi bahwa kolaborasi inklusif dapat melahirkan generasi muda yang berdaya saing tinggi di industri kreatif dan fesyen nasional. (*Red)
Galery:




