Kerisjambi.id-TEBO-Menindaklanjuti disposisi Bupati Tebo musyawarah mediasi permasalahan Koperasi Tujuan Murni (KTM) dengan PT Tebo Indah berlangsung di aula Di Disbunakkan Rabu (16/05/2026).
Ketua Koperasi tujuan murni Hafizan Romi Paisal usai mediasi mengatakan dari hasil mediasi yang dilakukan belum membuahkan hasil kesimpulan yang diinginkan karena pihak PT Tebo Indah tidak hadir saat mediasi.
"Dengan ketidak hadiran PT Tebo Indah belum membuah kesimpulan yang kita harapkan dengan alasan masih mengakui koperasi yang lama alasan itu menurut kami hanyalah alibi mereka yang tidak ada dalilnya," Ucap Romi.
Dari kesimpulan kata ketua KTM Versi Romi Disbunakkan akan memanggil kembali melalui dinas Koperasi dengan pihak-pihak yang berkaitan.
"Kami tolak kesimpulan itu karena legalitas kepengurusan koperasi kami sudah tidak mengindahkan itu lagi kalau mau dilaksanakan silahkan dilakukan, hal yang dibuat-buat tidak ada subtansinya disitu," Ujar Romi.
Pihaknya bersama masyarakat anggota kopersi KTM akan melakukan upaya meningkatkan penghasilan masyarakat yang jelas kata romi saat ini mereka melihat tidak adanya ketegasan dari pemerintah permaslahan antara masyarakat petani dengan perusahaan.
Sementara itu Kepala Dinas Bunakkan Heru Purnomo mengatakan mereka sudah mempasilitasi soal Koperasi Tujuan Murni dengan PT Tebo Indah
"Artinya kami sudah melayani masyarakat yang meminta pasilitasi sudah kami pasilitasi," Kata Heru Purnomo.
Soal ketidak hadiran PT Tebo Indah saat mediasi kata heru yang membuat mediasi berjalan kurang baik, tapi secara administratip tetap dihormati karena sudah bersurat kepada dinas msnyatakan sikap terkait dengan kemitraan dan kepungurusan koperasi tujuan murni yang diakui masih dibawah kepemimpinan Ardani Cs.
"Untuk tindak lanjutnya akan dibawa oleh dinas teknis yakni dibawah dinas Nakertrans Kop-UKM, Mediasi hari ini kita bisa sebut proses evaluasi dan tindak lanjut kedepannya, ada beberapa kesimpulan yang kita ambil salahsatunya yakni Follow Up oleh dinas Koperasi," Ujarnya.
Redaksi